About me

Feeds RSS
Feeds RSS

Monday, 30 April 2012

promo seminar

hai, viewers.. postingan kali ini aku mau coba sedikit sharing perihal good mood dan bad mood, galau dan segala kawan-kawannya..
percaya ngga sih orang-orang sekarang lebih sering mengeluh daripada coba untuk enjoy dalam satu hal, berulang-ulang bernegatif thinking dan menambah aura gelap di sekitar kita, belum lagi di saat keadaan kita juga emang lagi ngga bagus, kayak lagi bertengkar sama pacar, nilai juga lagi ngedrop-ngedropnya, keluarga juga lagi ngga pengertian, rasanya pengen teriak, terus tenggelemin diri..
yup.. berdasarkan survey dari mizone, jumlah tweet badmood setiap bulannya berjumlah 2,8 juta tweet sedangkan goodmood berjumlah 2 juta tweet,,  perbandingannya adalah 7 : 5 .. hmm dan ngga terputus kemungkinan 5 orang ini juga bakal kepengaruh ekspressi badmoodnya 7 manusia ini.. inget temen-temen... galau itu penularannya lebih cepat daripada virus apapun (--!)


karena latar belakang itulah, kami dari FK UJ proudly present:



Seminar suplemen cinta. #eaaa..  kenapa harus cinta, sar? aku kan ngga punya masalah sama percintaan... cinta itu kan ngga sebatas sama pacar, kan? cinta terhadap akademis, orang tua, banyak jenis cinta di dunia ini, karena itu banyak banget variasi masalah yang bisa dialami, yup melihat banyaknya peredaran manusia galau akhir-akhir ini, ya terkadang termasuk gue.. ehm.. makanya kami dari BEM FK UJ berinisiatif untuk menggelar sebuah seminar anti galau, dimana kita harus mengubah yang namanya galau menjadi kesuksesan, emangnya bisa? bisa! pasti bisa! contohnya penulis mana yang ngga melibatkan pembacanya dalam kegalauan? penyanyi mana yang satu albumnya aja ngga ada lagu galaunya? karena kita harus merubah kegalauan menjadi suatu nilai tambah, yang galau yang kreatif.. dengan pemateri yang inovatif seperti dr.Justina Evi, Sp.KJ, dr.Almunawir, M.Kes PhD, dr.Dwikoryanto, Sp.BS akan menceritakan sedikit kisah kesuksesan mereka, dan memotivasi kita, yup.. disini kami akan membasiskan seminar kami menjadi seminar motivasi untuk kalian semua,semoga keluar dari seminar ini kalian akan mencoba untuk berfikir positif, ingat setiap perubahan kebiasaan kita walaupun sedikit, akan mengubah masa depan kita juga, so stop galauing keep moving, yuk yang mau dateng dan ingin ikut termotivasi.. acaranya akan diadakan di gedung pusdiklat jember pada tanggal 13 Mei 2012, yang tertarik silahkan klik gambar untuk mengetahui detailnya, dan langsung hubungi CPnya sudah tertera, 
atau komen di bawah sini aja, mention aku di twitter, terserah deh gimana caranya, yang jelas kehadiranmu sangat diharapkan *chu* ..oh iya, sebagai bonus... 50 pendaftar pertama dapet merchandise <3 so sweeet kan,, tapi tenang aja semua peserta bakal dapet sertifikat bernama kok.. oh iya, disana juga bisa ketemu aku looo~~  lumayan kan?? *disepak sandal* sekian promosi saya.. sampai ketemu disana.. see yaaa...

Pendaftaran/contact person:
alfi (085853751503)
enggar (085733014906)
atau langsung ke aku juga bisa *ketapketip*

Sunday, 29 April 2012

namamu yang menghilang

perjalanan yang tak pernah berakhir, membuatku terus menyisir sungai dengan segala alirannya,
seperti kita yang pernah bersatu walau berasal dari hulu yang berbeda, dan harus terpecah kembali. tidak indah, hanya terkadang, kita harus sendiri meracik aliran yang sesuai dengan arus kita masing-masing, yang terkadang terdiam, terjebak namun harus terus bergerak.
hingga aku tiba disini, di tengah pasir luas dengan aliran ombak dan suaranya, perjalananku sampai di muara, tempat semua aliran bersama, tak peduli darimana asalnya. di tempat ini... laut, pantai, tanjung, entah kau memanggilnya dengan sebutan apa, yang jelas disinilah aku akan berhenti untuk sementara.
sedikit terdiam mengenang perjalanan, dan aku tersadar, semua aliran akan sampai pada muara pada saatnya, termasuk aku, kamu, atau kita.
kutuliskan namamu di atas pasir, bukan untuk mengenangmu, juga bukan karena aku merindukanmu, karena hanya namamu yang selalu ingin aku tulis, tak hanya satu goresan, tapi berkali-kali kutuliskan, hingga pasir mengukir namamu dalam, dan aku harapkan bukanlah sebuah nama yang bisa hanyut oleh satu kali sapuan.
karena itu juga arti keberadaanmu di hidupku, kau bukanlah sebuah sosok yang bisa hilang dalam satu malam, kau berada dalam sangat dalam.. tersudut... hingga aku benar-benar harus meringkuk untuk mendapatkanmu, dan membuangmu dari fikiranku
kamu... aku tersenyum sinis, melihat namamu yang disapu ombak. diam-diam tersamar. biar kali ini kau persis seperti ini, aku tak perlu melupakanmu dalam satu waktu, dan aku tak ingin seperti itu.. cukup perlahan namun bisa dipastikan akan menghilang, lenyap bersama deru yang saru. 
tak ada yang pasti di dunia ini suatu saat kata 'aku mencintaimu' dapat berubah menjadi 'aku membencimu' suatu hal yang kau coba pastikan akan terus hidup, pada kenyataannya akan mati, entah karena terabaikan, atau kau memilih membuangnya. kadang aku ingin teriakkan, tapi percuma, yang mendengar hanya sekelompok pasir bisu yang selalu sanggup jadi penenang.
kini aku berjalan meninggalkan namamu dan sosokmu di belakang, jejakku terpijak lekat dan akan semakin menjauh.. menjauh.. 
dan kupastikan..
menghilang..




Friday, 27 April 2012

dan inilah hidup

terkadang aku merasa terlalu muda untuk mengeluhkan tentang hidup, aku belum cukup matang dan cukup tegas untuk menghakimi kehidupan itu sendiri,,
dunia terbagi dua oleh membran tipis, sekat yang memisahkan antara baik dan buruk, senang dan sedih, hitam atau putih, cinta dan benci semua ada di dua kutub yang berbeda namun tak jarang saling mengintervensi satu sama lain, terkadang sesuatu bisa menjadi abu, menjadi semu.
dan yang aku sadari hari ini adalah dunia terus berjalan, iya, dunia terus berjalan. dia masih berjalan, bahkan di saat kita merasa kehidupan kita berhenti, atau saat kehidupan seseorang benar-benar sudah berhenti. terkadang dunia tak adil, saat kita merasa sepi dan sendiri, di luar sana terdapat tawa bahagia yang terus digema. begitu juga sebaliknya, saat kita merasa dunia kita semua baik-baik saja, ternyata di luar sana ada beberapa orang yang berjuang sekuat tenaga untuk hanya tersenyum.
iya, ketika ada yang patah hati, di luar sana ada yang melompat riang karena jatuh cinta. ketika duka mendalam dirasakan oleh seseorang yang ditinggalkan, maka di sisi lain dunia ini, ada yang berdebar-debar menanti sebuah kelahiran.
hidup di dunia ini benar-benar diibaratkan seperti sebuah roda yang berputar, sebuah siklus yang tidak berhenti terkadang kau bisa mendapat sisi gelapnya namun terkadang kau bisa mendapatkan semua cahayanya, karena itu ada ungkapan jangan terlalu senang saat kau mendapat berita baik, dan janganlah sekali-kali bersedih dengan seluruh kelemahanmu. bersabarlah, di saat kau senang ingatlah di luar sana sedang ada yang menangis, jangan pernah berlebihan untuk mengekspresikan semuanya, bersabarlah bagi yang sedang berduka, ingatlah disana kebahagiaan yang sedang tersenyum menunggumu. dan bagi yang sedang bahagia, bersiap-siaplah, kita tak pernah tahu mungkinkah ada kemalangan yang tak sabar ingin merenggut semua. hidup itu sebenarnya hanya sebuah penantian dan kita hanya sedang mengantri untuk menunggu giliran

Thursday, 26 April 2012

hal yang menjengkelkan adalah... saat kamu disakitin dengan cara yang paling kamu hindari untuk menyakiti orang lain, itu tuh sama kayak nerima karma yang salah sasaran.

Sunday, 22 April 2012

for my sista


ehm.. anggep aja postingan kali ini aku terinspirasi oleh tweetnya @falla_adinda yang ini... dan juga melihat keadaan sekitarku yang sejenis juga seperti ini, yup.. kata 'aku mencintaimu' dan kata 'putus' seharusnya ngga segampang itu diucapin, tapi masalahnya ngga semua orang tahu apa resikonya dan apa akibatnya sampai penyesalan itu tiba,.

buatku kata aku mencintaimu, aku merindukanmu dan kata-kata seperti itu ngga bisa dengan enteng aku omongin ke banyak orang, perlu proses yang cukup panjang, dan perlu keberanian yang utuh untuk bilang 2 kata itu, karena kalau kau mengucapkannya terlalu mudah, yakinkah engkau itu benar-benar dari dalam hatimu, atau kalimat yang sama bisa kau ucapkan kepada orang yang berbeda?

dan kata putus,. *hela nafas sebentar* sejak kapan yang namanya putus itu boleh diucapin dengan mudah? bosen dikit bilang putus, bertengkar dikit bilang putus, kapan mau dewasanya, sayang?? mungkin untuk beberapa orang hal ini sudah biasa, tetapi percaya deh, keputusan untuk sebuah hubungan ngga seharusnya kamu pikirkan sependek itu, mungkin bener ada yang bilang 'kamu ngga pernah ngerasain sih, sar' mungkin iya, temen-temen, aku ngga pernah bilang putus ke orang, boro-boro putus, pacaran aja ngga pernah,, tapi bukan itu fokusnya,, mungkin mengatakan putus ke orang aku ngga pernah, tapi untuk sebuah penyesalan karena kehilangan, aku pernah. dan rasanya lebih baik kamu ngga pernah rasain itu, coba berfikir panjang temen-temen, iya, seandainya pacar kamu setiap kamu bilang putus, dia bakal pertahanin kamu. bayangin seandainya dia terlalu lelah buat bertahan, dia terlalu capek buat dengerin kata putus, dan akhirnya dia menyetujui keputusanmu, dan akhirnya kalian terlalu gengsi untuk menawarkan kembali sebuah hubungan, kamu mau bilang apa? kamu mau ngapain? nangis? ngerasa kehilangan? kamu ngga akan pernah gampang bilang putus kalau kalian tahu artinya berjuang dan kalian tahu artinya penyesalan.


yup... ini sebagai tambahan, hargai sebuah komitmen, bilang aku tua, bilang aku sok dewasa, tapi aku selalu menghargai sebuah komitmen, yup cinta itu komitmen, cinta kepada Tuhan, cinta kepada sesama, cinta kepada organisasi, semuanya butuh komitmen, kawan. dan komitmen itu pembuktiannya dengan memperjuangkan untuk bertahan. sampai kamu mengetahui batas kamu untuk berjuang dan bertahan. jadilah semakin dewasa untuk mengetahui apa itu komitmen, belajar dari sekarang, karena nanti setelah kalian dihalalkan dan berjanji di hadapan Tuhan, kalian ngga mungkin akan bilang 'talaq' atau 'cerai' setiap bertengkar, kan? belajarlah bersabar, dan belajarlah mengerti. kadang kesempatan itu ngga akan ada untuk kedua kali, hargai apa yang kalian miliki sekarang, hargai setiap kesempatan yang kalian punya.

kesimpulannya aku cuma bilang, dewasalah, aku selalu bilang gini karena jadi dewasa itu butuh proses, karena kesadaran atau keadaan yang membuat kita tersadar, dan aku mau kalian dewasa bukan karena keadaan yang memaksa, jangan berfikiran sempit, karena fikiran yang sempit ngga akan pernah membawa kalian kemana selain ke diri kalian, dunia kalian dan keegoisan diri sendiri. aku ngga bermaksud buat nasehatin, aku belum punya pengalaman yang banyak di hidup ini, umurku sama seperti kalian bahkan umurku belum nembus ke angka 20, aku juga mungkin bukan orang yang layak buat memberi masukan, tetapi aku coba buat semua ini buat kalian, karena aku sayang sama kalian dan aku ngga mau kalian nyesel, penebusan untuk sebuah penyesalan itu ngga mudah, temen-temen, seriusan ngga mudah...

ya, postingan ini aku tujuin khusus buat kalian semua, my sista. ngga lain dan ngga bukan karena aku sayang sama kalian... :')

Saturday, 21 April 2012

perahu kertas, teruslah berlayar


"dear neptunus, aku mencintainya, di depannya aku menjadi diriku sendiri, seperti airmu yang selalu membawa semua pesanku,diapun begitu, membuatku hanyut oleh sorot matanya, membuatku lupa oleh kesederhanaan suaranya, sampai aku tak bisa katakan apa-apa padanya, bahkan untuk sekedar bilang rindu atau butuh, banyak yang ngga ngerti lalu terluka dan saling menyalahkan, karena itu aku takut bicara tentang hati. maka kutuliskan saja, lalu kusimpan dan mungkin kukirimkan ke.........
 entah kemana  "

Wednesday, 18 April 2012

Pohon, Daun dan Angin

Yup.. cerita ini aku copas dari salah satu web, 


Pohon, Daun dan Angin 
Oleh: Azallea Lesmana
Jika Kau menginginkan cinta dari seseorang, tunjukkan cintamu. Cinta tidak membutuhkan keraguan, Tunjukan saja!!

POHON
Alasan mengapa orang-orang memanggilku "Pohon" karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. Setelah itu, aku selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. Aku telah berpacaran sebanyak 5 orang wanita ketika aku masih di SMA.
Ada satu wanita yang aku sangat aku cintai, tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Dia tidak memiliki wajah yang cantik, tubuh yang sexy, dsb, dia sangat peduli dengan orang lain dan religius tapi dia hanya wanita biasa saja.
Aku menyukainya, sangat menyukainya, menyukai gayanya yang innocent dan apa adanya, kemandiriannya, aku menyukai kepandaiannya dan kekuatannya. Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena aku merasa dia yang sangat biasa dan tidak serasi untukku. Aku juga takut, jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang. Aku juga takut kalau gosip-gosip yang ada akan menyakitinya. Aku merasa dia adalah "sahabatku" dan aku akan memilikinya tiada batasnya dan aku tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia.
Alasan yang terakhir, membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tahu aku mengejar gadis-gadis lain, dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun.
Ketika aku mencium pacarku yang kedua, dan terlihat olehnya. Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah dan berkata "lanjutkan saja" dan setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak.. dan merah... Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis, but...
Aku tertawa dengannya seharian. Ketika semuanya telah pulang, dia sendirian di kelas untuk menangis. Dia tidak tahu bahwa aku kembali dari latihan sepak bola untuk mengambil sesuatu di kelas, dan aku melihatnya menangis selama sejam-an.
Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. Pernah sekali mereka berdua perang dingin, aku tahu bukan sifatnya untuk memulai perang dingin. Tapi aku masih tetap bersama pacarku. Aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget. Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku. Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya. Aku tahu bahwa dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tahu bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia, aku juga sedih.
Ketika aku putus dengan pacarku yang ke 5, aku mengajaknya pergi. Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya. Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ada sesuatu yang ingi dia katakan padaku. Aku cerita padanya tentang putusnya aku dengan pacarku dan dia berkata tentang dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang. Aku tahu pria itu.
Dia sering mengejarnya selama ini. Pria yang baik, penuh energi dan menarik. Aku tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatinya aku, tapi hanya bisa tersenyum dan mengucapkan selamat padanya. Ketika aku sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan aku tidak dapat menahannya. Seperti ada batu yang sangat berat didadaku. Aku tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun tidak bisa.
Air mata mengalir dan aku jatuh menangis. Sudah sering aku melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya. Ketika upacara kelulusan, aku membaca SMS di Handphoneku. SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis. SMS itu berbunyi, "Daun terbang karena Angin bertiup atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal?".

DAUN
Selama SMA, aku suka mengoleksi daun-daun, kenapa? Karena aku merasa bahwa daun untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali selama ini membutuhkan banyak kekuatan.
Selama 3 tahun di SMA, aku dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi "Sahabat". Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya, Aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya - CEMBURU. Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon. Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan. Ketika mereka putus, aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi.
Aku menyukainya dan aku tahu bahwa dia juga menyukaiku, but mengapa dia tidak mau mengatakannya? Sejak dia mencintaiku, mengapa dia tidak yang memulainya dulu untuk melangkah? Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku selalu sakit. Waktu berjalan.. dan berjalan, hatiku sakit.
Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan, tapi mengapa dia memperlakukanku dengan sangat baik diluar perlakuannya hanya untuk seorang teman?
Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati, aku tahu kesukaannya, kebiasaannya. Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui. Kau tidak mengharapkan aku seorang wanita untuk mengatakannya bukan?
Diluar itu, aku mau tetap disampingnya, memberikannya perhatian, menemaninya, dan mencintainya. Berharap, bahwa suatu hari, dia akan datang dan mencintaiku. Hal itu seperti menunggu telpon-nya. Setiap malam, mengharapkannya untuk mengirimku SMS. Aku tahu sesibuk apapun dia, dia pasti meluangkan waktunya untukku. Karena itu, aku menunggunya. 3 tahun cukup berat untuk kulalui dan aku mau menyerah.
Kadang aku berpikir untuk tatap menunggu. Luka dan Sakit hati, dan dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini.
Ketika diakhir tahun ke 3, seorang pria mengejarku dia adalah adik kelasku, setiap hari dia mengejarku tanpa lelah. Dari penolakan-penolakan yang telah ditunjukkan, aku merasa bahwa aku ingin memberikan dia ruang kecil dihatiku.
Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon. Akhirnya, aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku. Aku tahu Angin ini akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik. Akhirnya Aku meninggalkan Pohon, tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal, aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku.
"Daun terbang karena Angin bertiup atau Pohon tidak memintanya untuk tinggal"

ANGIN
Karena aku menyukai seorang gadis bernama Daun, karena dia sangat bergantung pada Pohon, jadi aku harus menjadi Angin yang kuat.
Angin akan meniup Daun terbang jauh. Ketika aku pertama kalinya, ketika 1 bulan setelah aku pindah sekolah. Aku melihat seorang memperhatikan kami bermain sepak bola. Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman-temannya memperhatikan Pohon. Ketika Pohon berbicara dengan gadis-gadis, ada cemburu di matanya. Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya.
Memperhatikannya menjadi kebiasaanku, seperti daun yang suka melihat Pohon. Satu hari, dia tidak tampak, aku merasakan kehilangan. Seniorku juga tidak ada saat itu, Aku pergi ke kelas mereka, melihat seniorku sedang memperhatikan Daun. Air mata mengalir di mata Daun ketika Pohon pergi, besoknya, aku melihat Daun di tempatnya yang biasa, memperhatikan Pohon. Aku melangkah dan tersenyum padanya. Menulis catatan dan memberikan kepadanya. Dia sangat kaget.
Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima catatanku. Besoknya, dia datang, menghampiriku dan memberiku catatan. Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon. Aku melihat ke arahnya dengan kata-kata tersebut dan pelan dia mulai berkata padaku dan menerima kehadiranku dan telpon-ku. Aku tahu orang yang dia cintai bukan aku, tapi aku akan berusaha agar suatu hari dia menyukai aku.
Selama 4 bulan, Aku tlah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya. Setiap kali dia mengalihkan pembicaraan.. tapi aku tidak menyerah, aku memutuskan untuk memiliki dia dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku.
Aku bertanya, "Apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas?"
Dia berkata, "Aku menganggukkan kepalaku".
"Ah?", Aku tidak percaya apa yang aku dengar.
"Aku menganggukan kepalaku", dia berteriak.
Aku meletakkan telpon, berpakaian dan naik taxi ke tempat dia, dan dia membuka pintu, aku memeluknya kuat-kuat.
"Daun terbang karena tiupan Angin atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal".

siapakah kamu? angin? daun? atau terdiam seperti pohon?

Saturday, 14 April 2012

say no to ciggarete

untuk kepengurusan sari kali ini, aku sendiri megang proker tentang HTTS, apa itu.. itu adalah hari tanpa tembakau sedunia, yeeaayyy *krik.. sebenernya bersyukur juga megang jadi pj htts, kenapa? karena finally aku bisa ikut serta dalam pemberantasan rokok.. hahahahhaa *evil laugh*
seberapa bencinya sih sari sama benda mungil kecil dan berdosa banyak atas paru-paru manusia ini, sebenernya ngga benci segitunya sih, tapi kesannya aku kayak mau menjarain para perokok, enggak lah, aku akuin, rokok di indonesia itu merupakan komoditi penting dalam ekonomi, dan jumlah pengonsumsi tembakau di Indonesia ada 57 juta dari berapa? dari 259 juta rakyat indonesia saudara-saudara, tahu artinya apa, dari 5 orang yang duduk bersama dalam satu meja, yup.. ada 1 perokok diantaranya dan itu termasuk anak-anak, siswa-siswa SD yang masih duduk di sekolahan, yang seharusnya mereka bisa bermain, belajar bersama, memakan cemilan, cari gebetan temen. bukannya merokok bersama.
aku dari awal ngga pernah untuk mencoba bilang, berantas perekonomian tembakau di indonesia, karena aku tahu pentingnya komoditi ini, mulai dari dia masih di tanah, petani tembakau di Indonesia ini ada sekitar 684.000 jiwa, dan tembakau sendiri diperkirakan dalam 5 tahun terakhir ini kan menyumbang devisa kepada negara sebanyak $ 100.627 wow... tetapi hal yang menyedihkannya adalah menurut data statistik upah pada tahun 2005 para petani kita hanya mendapat upah sebanyak Rp. 3.637 bandingkan dengan para petani beras dengan upah 12.000 per hari bahkan itu pun termasuk masih sedikit, ngeneskah? banget..
itu sedikit pembuka aja, pembuka pikiran aja, tapi kalau ternyata masih belum kebuka, uhmm~~ beli pembukanya di bengkel terdekat aja, dengan harga rokok yang terjangkau dan rasa 'keperluan' yang mendesak itu yang membuat rokok menjadi laris manis, sedikit sharing aja, beruntung aku bukan dari keluarga yang merokok, syukur alhamdulillah, berarti dari tempat edukasiku yang pertama aku udah dapet contoh yang baik, walaupun lingkunganku akhirnya banyak juga yang merokok, sudah aku tekankan di awal tadi aku ngga mungkin untuk melarang seseorang untuk merokok, tapi dengan syarat jangan di sekitarku. itu hakmu seriusan, itu badanmu, itu paru-parumu, kamu beli rokok dengan uangmu, kamu nanti juga pas tua ke rumah sakitnya juga pake uangmu, ya udah terserah.. asal jangan ganggu hidup manusia seperti aku, yang mencoba hidup tanpa ada asap rokok, kamu perokok monggo, toh kamu tahu akibatnya, kurang edukasi apa sih? di bungkusnya sendiri lho ada.. kurang tahu apa? tapi seperti yang aku bilang hormatilah kami, anda punya hak untuk merokok, kami juga punya hak untuk menghirup udara yang ngga tercemar, kalau kalian mau merokok monggo, dengan syarat,satu. jauh dari aku, dan kalau mau deket pastikan ngga ada bau rokok di badan kalian. kalau masih ada sisa aku bisa semprotin parfum pengharum ruangan ke kalian atau kalau mau merokok di sekitarku, telan asapnya, jangan dikeluarin, jangan biarin aku ikut hirup sisa polusi dari kalian, aku serius,..sangat serius disini..
jadilah perokok cerdas kawan, jangan bahayakan jiwa-jiwa di sekitar anda, dosa.. beneran, deh, intinya kalau mau bunuh diri jangan ngajak-ngajak. apalagi kalau aku lihat ada orang pacaran berdua terus cowoknya ngerokok, rasanya aku pengen nanya ke mas-mas itu sayang ngga sih sama pacarnya, untung aja pacarnya bukan aku, kalau aku, sampe berani ngerokok depanku pasti aku bisa ambil satu pak rokoknya aku buang barengan sama orangnya sekalian. kejam? harus.. 
yup, sekarang lagi dilakukan penggalakan peraturan pengendalian perokok di surabaya, jadi di mal-nya diberlakukan area bebas asap rokok, jadi dalam mal ada satu ruangan khusus merokok, yang fyi dindingnya dari kaca, sempit, dan ngga ada ventilasinya, silahkan bayangkan sendiri, gimana rasanya dalam satu ruangan isinya 5 orang ngerokok tanpa ada ventilasi, mantep, ngga? dan peraturan itu berjalan... saluuuttt..
balik lagi ke topik, kalau ngga bisa berhenti merokok jadilah perokok cerdas yang bisa at least sadar orang lain punya hak untuk sehat, lihat keluargamu, saudaramu, punya hati untuk ngeracunin mereka sama segala zat karsinogenmu.
aku sedikit sharing bukan karena 'ah mentang-mentang sari jadi pj htts terus jadinya sok idealis' for seriously? ngga lah, aku cuma cerita kalau mau diabaikan silahkan, yang penting sebagai sesama manusia harus saling mengingatkan iya, kan? so.. itu aja, huft.. agak lega ngabisin emosi untuk postingan kali ini,, hahahhaaa.. tumben kan ngga galau.. :p say no to cigarette, say no to drugs, keep happy, keep moving, be youth be creative.. see ya...


Saturday, 7 April 2012

kisahmu atau kisahku [2]

bukit ini, bukit yang tak jauh dari kotaku. aku tahu kau ke bukit ini, beberapa hari aku mencoba menghubungimu tetapi masih tak ada satupun jawabnya, mungkin aku yang salah telah mengacaukan segalanya, ketika yang aku harap semua akan sempurna, dan yang aku terima hanya penyesalan, tanpa ada kesempatan.
masih aku mengingat beberapa bulan yang lalu tepat jam satu dini hari, seseorang yang datang dengan setengah nafas terengah, seakan ada yang dia buru, aku menatapnya lama.

"aku mencintaimu"

"maaf?"

"aku mencintaimu, oh iya, bisakah aku meminta segelas minuman?"

spontan saja aku tertawa, bagaimana bisa manusia ini sekonyol ini, mungkin mengundangnya untuk masuk ke rumahku adalah salah satu kesempatan terbesar yang pernah dia ciptakan, dan memberikannya segelas minuman adalah hal terbaik yang pernah aku lakukan karena yang dia datangi saat itu bukanlah hanya rumahku, tetapi mimpiku, doaku, dan hatiku, dan yang aku berikan padanya bukanlah hanya segelas air putih tetapi sebuah pembuka sumpah, untuk mencintainya.

dia bukanlah seseorang yang bisa aku deskripsikan dengan mudah, dia bukan seseorang yang bisa membuatmu tertarik bila hanya melihatnya sekedar saja, dia benar-benar terlalu menarik, dan yang aku harapkan hubungan kita semenarik dirimu.

.....

"aku menemani sahabatku, dia sedang mempersiapkan diri untuk sidang, dan aku harus memberikan semangat padanya, kamu ngga marah kan?"

aku tersenyum, bukan kali ini saja kau menceritakan tentang sahabatmu, iya, tentang dia, tentang seseorang yang sudah menemuimu terlebih dahulu, mengenalmu terlebih dahulu, menggenggam tanganmu terlebih dahulu, dan kau tak pernah sedikitpun bertanya apa aku pernah cemburu, tapi mana mungkin aku akan cemburu pada waktu yang telah memilihnya untuk bersama denganmu terlebih dahulu, seandainya kau tahu, seandainya saja kau tahu.

pernah suatu hari kau bercerita tentang kisahmu, tentang restoran kesukaanmu, tentang masa kecilmu, dan yang tak kau sadari kau selalu menyisipkan namanya pada setiap kisahmu, dan yang kau tak pernah tahu kau lebih tertarik pada kisahmu dengannya, daripada kisahmu denganku, daripada kisah tentang kita.

bosankah aku? tentu saja, hingga seseorang datang dan tertarik dengan semua kisahku, tanpa harus kutambahkan namamu bahkan namanya disana dan mungkin inilah kesalahan terbodohku

"aku harus menemani ibuku shopping"

kebohongan pertamaku

"aku sedang capek, ngga bisa keluar"

kebohongan keduaku

"aku ada reunian sma"

kebohongan kesekianku, dan mungkin Tuhan terlalu lelah untuk menolerir segalanya, hingga semua rahasiaku tertumpah ruah saat itu.
kau tiba-tiba menelfonku dengan nada gemetar, ada yang tidak beres, pasti ada yang tidak beres

"bisakah kita mengakhirinya"

firasatku benar, kali ini aku yang gemetar

"aku mengetahui semuanya, dengan siapa kau bersama, saat kau berbohong kepadaku, aku tahu dari sejak lama, tapi aku menahan diri, dan berharap kau  tersadar, aku masih disini, dan aku masih mencintaimu, tapi tampaknya semua percuma"

kau mengatakan semua dengan pandangan menunduk, tak kau perbolehkan lagi aku melihat matamu, sebuah jendela dimana aku bisa melihat utuh jiwamu, tapi, tanpa harus aku melihatnya pun aku tahu, kau hancur, dan aku yang melakukannya, aku yang menghancurkannya. kau masih mengatur nafasmu disana, sama saat kau pertama kali kau mengucapkan cinta, namun bedanya, dulu kau memaksa untuk datang, dan sekarang kau memaksaku untuk pergi. 
tenggorokanku tersendat, otakku berputar, tapi tak bisa aku temukan kata yang tepat, rasanya ingin aku gali semuanya untuk menemukan sebuah alasan, di tengah kesibukan jantungku untuk mengatur dirinya, aku baru tersadar kau telah pergi, bukan saja pergi dari tempat ini, tapi pergi, benar-benar pergi, dan aku menangis.
aku kehilanganmu
.....
di bukit ini, kau pernah bercerita merupakan tempat favoritmu, dan aku telah melihatmu, dan melihatnya memandangmu lekat, ada sesuatu yang tak pernah kau sadari disana, ada perhatian, yang beserta penantian, rasanya ingin aku yang menyambut tanganmu, sebelum dia yang meraihmu, namun jarak berupa ketidakpedulianmu terlalu jauh untuk aku lewati, aku masih mencintaimu dalam jarak yang berbeda, dengan isyarat yang berbeda. 
kini tak adalagi tawamu dalam tawaku, mimpimu dalam mimpiku, kisahmu dalam kisahku
kita telah menjadi sebuah kisah yang berbeda
dan aku menyesal



Friday, 6 April 2012

kisahmu atau kisahku

aku masih berada di tempat yang sama dari setahun yang lalu kau membawaku, bukit yang tak terlalu jauh dari kota, disini kau dan aku berdua, sempat tak terfikir olehku, kau akan membawaku kesini, menelfon malam-malam hanya untuk menemanimu, walaupun aku sudah terbiasa, kau bahkan bisa datang ke rumahku jam 2 pagi hanya untuk mengatakan bahwa pernyataan cintamu diterima oleh gadis pujaan hatimu.

"dinginkah?"

"iya, komandan. dan saya sudah mengantuk"

"hahahaha.. maaf"

aku memanggilnya komandan, jelas saja seolah semua hal yang dia perintahkan harus dituruti, tidak ada pilihan iya atau tidak, bukan berarti dia otoriter, hanya saja dia bisa menarikku ke tempat yang tak aku duga, tanpa aku bersiap untuk siaga, ini tak adil.

"hei, komandan. tak bisakah kau bercerita sekarang?"

kau mengela nafasmu untuk kelima kalinya, dari 30 menit yang lalu kau mendiamkan aku dan membiarkan aku menghitung helaan nafasmu, bagus sekali. aku tahu bahwa ada yang tak beres, sama seperti biasanya bahkan kau bisa mendiamkanku selama berjam-jam bila kau mau, sudah kubilang kau ini tak adil.

sekarang kau mengambil sepuntung rokok dari kantongmu, sedikit terbesit di fikiranku apa masalahmu sebesar itukah? hingga kau memutuskan untuk mengambil benda itu, sementara kau tahu bahwa aku paling tidak suka dengan asapnya, bisa aku simpulkan bahwa masalahmu benar-benar besar hingga kau sudah tidak peduli dengan apa yang tak aku suka.

"aku putus"

kata pertamamu, setidaknya tentang dia, terkadang aku tak perlu mengiringi kisahmu, bertanya tentang kalimat selanjutnya karena kau tahu apa yang ingin kau ungkapkan, hanya saja kebetulan akulah yang kau jadikan tumbal untuk mendengar semua kisahmu.

"aku melihatnya bersama dengan pria lain, pertama aku tak peduli, tetapi mungkin memang sudah jalannya"

jalan? aku tak mengerti konsep perjalanan bagimu, apakah sebuah jalan bagimu itu sangatlah lurus tanpa ada tikungan, jegalan, jadi kau tak bisa memilih jalanmu, dan bila di ujung jalan sana yang ada hanya kebuntuan apa yang akan kau lakukan? diamkah? berpura-pura tersesat? jalanmu pastilah memiliki banyak cabang, hanya saja kau memilih rute tersulit, dan mungkin kau memilih untuk membuat jurang sendiri di depanmu, dan kau memilih untuk terjun ke dalamnya, wahai, komandan, kau sudah kehilangan akalmu.

kau sudah tenggelam dalam kepulan asapmu, seolah setiap kepulan asap itu menyimpan sedikit memorimu tentangnya, tentang kalian, bahkan aku tak bisa menyisipkan sedikit suaraku di tengah keheninganmu,.

"aku sempat bertanya pada diriku sendiri, bila dia memang mencintaiku tak mungkin dia menduakanku, lucunya saat aku hanya dijadikan pilihan olehnya aku hanya bisa terdiam, dan berfikir dalam waktu yang lama untuk benar-benar mundur, bodohkah aku?"

"tidak, kau hanya sedang jatuh cinta"

"tapi, cinta tak akan membuat orang menjadi bodoh kan?"

"jadi sekarang kau sudah merasa cerdas?"

pertanyaanku membuatmu kembali ke diammu, ke pertapaanmu, seolah ragamu adalah sebuah ruang, dan kau terdiam di dalam sana, berfikir apakah ada yang salah dengan keputusanmu, kau salah untuk memutuskan atau salah dalam memilih orang. kini kau matikan rokokmu pertanda bahwa kau memang telah menyelesaikan semuanya ceritamu, dukamu, dan tentangnya.

"bagaimana rasanya merokok?"

"menyenangkan, melegakan, sampai kau tak tahu efeknya nanti"

"sama seperti cinta kan? menyenangkan hingga kau tiba di saat paling menyedihkan"

"kau tak ingin bercerita? aku sudah lama mengenalmu, tapi tak pernah kau bercerita tentang kisahmu"

kini, aku yang terdiam, menggeleng, dan melihat langit yang mulai beranjak merah, aku tak pernah menceritakan kisahku, karena terlalu tertutupi oleh kisahmu, bukannya aku tidak memiliki kisah, hanya saja terlalu monoton dan membosankan, untuk sekarang aku akan membiarkanmu menceritakan semua kisahmu, hingga kau bosan untuk membuat kisahmu sendiri, dan saat itu tiba aku akan menuliskan tinta namaku dalam kisahmu, membuatnya menjadi babak baru dan menjadikannya kisahku, dan sekarang apakah kau harus bertanya siapa yang lebih bodoh di antara kita?

"sudah pagi, kau masih mau disini?"

kau menggeleng, berdiri dan mengulurkan tanganmu, seolah kau tahu bahwa aku ingin menggapai tangan itu, dan meninggalkan tempat ini, tempat yang sama, dengan perasaanmu yang telah berbeda, namun perasaanku yang masih sama, dari setahun yang lalu, dua tahun yang lalu, bertahun-tahun yang lalu.

"aku masih menunggu kisahmu, lho, ya."

"aku juga masih menunggu kisahku"


Monday, 2 April 2012

workshop dan diskusi

hai semua, untuk postingan kali ini aku ngga akan menggalau, seriusan, tapi aku mau coba sharing tentang kegiatan yang aku lakuin sabtu dan minggu kemarin.. sabtu minggu ke kampus.. bayangkann... *gerreett sayyaaa~* tapi berhubung karena males di kosan  ehm.. tanggung jawab *perbaikin dasi* karena itu berangkatlah saya.. 
yup, jadi bagi yang belum tahu, dimanakah saya tinggal dan berada dan bernaung dan belajar #uhuk. aku sekolah di fakultas kedokteran universitas jember, bagi yang ngga tau dimana jember berada, ini dia petanya,
yang dimerahin itulah letak kabupaten jember
yup dia termasuk bagian dari jawa timur, dan ada fakultasnya, kalau baru tahu sekarang ngga apa sih, aku juga dulu ngga tahu, yang penting tahu kalau ada daerah yang namanya jember di Indonesia aja udah syukur alhamdulillah #BanggaAlmamater.

Jadi dari Bali saya harus meneruskan kuliah di Universitas Jember cuma tinggal nyebrang.. pluk... nyampe deh, jadi kemaren tanggal 31 maret kami dari fk ngadain workshop tentang jurnal, secara dikti udah nentuin tentang persyaratan kelulusan dengan pembuatan jurnal kan, dan tercetuslah ide itu,. dan kemaren diselenggarakan pertama kali di universitas negeri sejember, wow.. hebatkan, FYI, di jember itu cuma ada 1 universitas negeri.. so.. ya begitulah..

suasana dalam workshop
 lihatlah mereka begitu serius saudara-saudara, aku juga serius dalam mendokumentasikan kok, termasuk mendokumentasikan diri sendiri #eh hahahhaa

dari kiri: aldhi, aku, tita
eh, aldhi kepotong *pfftt

dan terkenalah kita dengan teguran para panitia yang lain, hahahhaa.. maaf ya, rek

yup dan acara itu berakhirlah dengan segala kebingungan, yang merhatiin aja belum tentu ngerti apa lagi yang ngga merhatiin, semoga nanti pas disuruh giliranku bikin jurnal bisa.. 
dan keesokan harinya, alias hari minggu diseretlah lagi saya untuk ke kampus, laen kali aku nginep di musholla kampus aja sekalian, untuk hari ini adalah memenuhi undangan dari biro ISMKI FK UJ, serasa orang penting #eeaaa #kibasRambut #ketombeTerbang
dan selain para PHW dan PHN Hublu yaitu mbak bella yang datang sebagai undangan, datang juga mas er sebagai undangan karena statusnya sebagai sekwil ISMKI wilayah 4, disini kita coba untuk memotivasi anak 2011 tentang apa sih nasionalisme, dan apa sih ISMKI itu, ngapain aja kita disana, dan menjelaskan panjang lebar, dan saya hanya tinggal.... diam... secara mau ngapain coba? mau ngasi materi, siapa gue? mau cheerleading, ngga bisa.. mau ngepel.. lo kira gue pembantu?... jadi saya memutuskan untuk menjadi audience yang baik.. #ehm
 dan inilah dokumentasinya...

foto bersama anak 2011

dari kiri: rahma, akuuu, ika, dan yang dibelakang itulah sekwilnya
mas Jaka (presbem) dan mas er (sekwil)
setelah acara dari biro ISMKI berakhir maka dilanjutkanlah dengan acara diskusi bersama sekwil, alhamdulillah ya bisa dapet banyak ilmu, termasuk nasehat dari mas Jaka, serasa amanah besar itu ada di pundak kita :') #terharu semoga kita ngga ngecewain amanah yang sudah dikasih ke kita aminn.. dan diskusi ditutup dengan foto bersama \(^0^)/ dari sini pasti langsung ketahuan kalo anak ISMKI narsis semua.. xixixii yup itulah yang aku lakukan pada hari libur kemaren, walaupun hasilnya ni nyawa rasanya setengah terbang melayang gimana gitu, tapi manfaatnya... lihat manfaatnya... (apaan sar??) makanya ayo gabung ISMKI dong kalo mau tahu... :3