yang terkadang ada satu waktu kapan 1+1 tidak sama dengan 2
dan ada suatu angka dimana seberapa besar bilangan yang kau gunakan untuk menguranginya
angka tersebut tak pernah habis.
ada satu rumus yang tak pernah ada
tak bisa dihitung dengan bilangan rasional
tak bisa dinalar dengan ilmu aritmatika
seperti itulah konsep dari perasaan kita
dimana ada satu perasaan, yang seberapa besar kesalahan orang itu kepada kita tetap saja tak akan pernah berubah
atau, dimana ada satu perasaan, seberapa besar pengorbanan seseorang tidak akan merubah perasaan yang dari awal tak pernah ada
perasaan yang tak akan bertambah dengan kebaikan, ataupun berkurang dengan keburukan
perasaan bukanlah suatu masalah yang bisa dihitung dan dicari jawabannya dengan rumus aljabar
atau kurva sin cos tan
karena perasaan tak butuh rumus
tak perlu panduan untuk memilih
mencintai atau membenci
karena entah kau ingin putar balikkan
atau ingin mengelak dengan logika
hatimu sudah memilih
dia sudah tahu jawabannya
tapi, dimana ada satu ketika
saat dia harus bergesekan dengan nalar manusia
ketika seluruh isyarat alam
mengatakan untuk waspada
ketika seluruh syaraf tubuh mengirimkan sinyal
untukmu agar berhenti
tetapi ketika hatimu berkata bergerak kau akan berlari
ketika kau tahu suatu saat kau akan melangkahi jurang
kau akan masih melompat
bagaimana bisa perasaan membuat seseorang terlihat seperti idiot
kenapa otak tak pernah bisa bekerja bila menyangkut tentang cinta
ahh~ sudahlah sampai nanti aku juga tak pernah bisa paham
mungkin akan kutunggu sampai perasaanku bisa menghilang
tak perlu panduan untuk memilih
mencintai atau membenci
karena entah kau ingin putar balikkan
atau ingin mengelak dengan logika
hatimu sudah memilih
dia sudah tahu jawabannya
tapi, dimana ada satu ketika
saat dia harus bergesekan dengan nalar manusia
ketika seluruh isyarat alam
mengatakan untuk waspada
ketika seluruh syaraf tubuh mengirimkan sinyal
untukmu agar berhenti
tetapi ketika hatimu berkata bergerak kau akan berlari
ketika kau tahu suatu saat kau akan melangkahi jurang
kau akan masih melompat
bagaimana bisa perasaan membuat seseorang terlihat seperti idiot
kenapa otak tak pernah bisa bekerja bila menyangkut tentang cinta
ahh~ sudahlah sampai nanti aku juga tak pernah bisa paham
mungkin akan kutunggu sampai perasaanku bisa menghilang


0 comments:
Post a Comment