tak peduli betapa banyak harta yang kau punya,
tetapi, apabila yang kau pentingkan hanyalah dunia.
maka yang akan menghabiskan hartamu adalah kesombonganmu
aku bukanlah lahir di keluarga yang seperti sekarang ini
mungkin kalau seseorang melihat keadaanku sekarang,
mereka nggak akan tahu kalau aku pernah naek truk untuk ke sekolah,
atau lemari untuk pakaianpun juga nggak ada,,
tapi karena kerja keras papa, aku bisa berdiri disini.
menikmati hasil keringat dari beliau.
dan beliau juga pernah beri tahu kepadaku
'papa nyekolahin kamu ke kedokteran memang buat dirimu supaya dapat bekal secara mandiri, tetapi papa ngga nyekolahin kamu mahal-mahal untuk kamu juga dapetin uang yang banyak dengan pekerjaan kamu sebagai dokter. lihat pasienmu, dan jangan pernah melakukan sesuatu karena hanya harta'
'ingat kita dulu bukan apa-apa, kita begini karena Allah semata. semuanya cuma titipan. jika ada musibah, mungkin itu semua karena kita jarang berbagi. maka tetaplah terus berbagi dengan sesama. tetap rendah hati dan jangan takut. kita semua sama-sama manusia. toh di mata Allah yang dibedakan cuma amalnya. jangan pernah sombong,, ingatlah yang paling berhak untuk sombong itu siapa'
'ingat kita dulu bukan apa-apa, kita begini karena Allah semata. semuanya cuma titipan. jika ada musibah, mungkin itu semua karena kita jarang berbagi. maka tetaplah terus berbagi dengan sesama. tetap rendah hati dan jangan takut. kita semua sama-sama manusia. toh di mata Allah yang dibedakan cuma amalnya. jangan pernah sombong,, ingatlah yang paling berhak untuk sombong itu siapa'
dan itu yang jadi komitmen yang akan selalu jaga
itu janji yang pasti aku abadikan
karena beliaulah, aku belajar..
kemandirian, ketegasan, dan yang paling penting kesederhanaan.
terima kasih, pa..
love you always..

0 comments:
Post a Comment