About me

Feeds RSS
Feeds RSS

Saturday, 15 November 2014

koma dan titik

Sebuah cerita dari koma,
koma, jeda, 
aku koma, sebuah koma, ya koma,
rangkaian dari kappa-omicron-mu- dan alpha,
koma,
yang tanpa kau sadari aku tempatmu berhenti sementara,
Menghirup nafas sejenak,
hanya untuk menghembus kata rayu pujimu itu,
Demi sebuah titik.

Sebuah bisik dari titik.
Terminal dari pikuknya deretan abjad.
Hilir dan akhir cerita.
yang bahkan tak bahagia.
hanya satu coretan kecil di lidah.
yang tanpa kau sadari kau selipkan aku dengan koma.
Selesai kau bilang?
kau malah ingin memperpanjang
demi sebuah koma.

Sebuah prakarya dari pena
terlalu ribut aku dengar,
pemilikku hanya ingin menarikanku di atas kertasnya
Dan yang dia pedulikan bukan koma atau titik
tak peduli rayu atau maki
tapi segenggam cinta, dalam sekotak malam.
Dia tidak akan peduli titik atau koma
yang dia ingin hanya agar kalimatnya tidak terhapus
bukan karena usang atau lapuk
namun karena air matanya.

Perlahan, merembes, koma, hilang, titik.




0 comments:

Post a Comment